Jumat, 23 November 2018

Menikmati Hal-hal Kecil yang Bisa Kita Dapatkan di Era Digital

sumber: IDN Times

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan, yang berbeda dengan yang orang-orang lakukan di masa lalu. Misalnya pada generasi sebelumnya, banyak yang menggunakan diary untuk menuliskan apapun tentangnya, tentang hal yang membuatnya sedih dan bahagia. Mereka tidak perlu pengakuan, itu hanya sesuatu yang ingin disimpan sendiri sebagai kenangan dan pelajaran, lalu ada suatu saat akan dibuka lagi jika ingin mengingatnya kembali. Jika perlu bercerita mereka akan mengatakannya pada orang-orang yang mereka percaya. Berbeda dari kebanyakan generasi sekarang lakukan. Meluasnya internet dan majunya teknologi, mereka cenderung menggunakan media sosial ataupun blog pribadi untuk membagikan cerita tentang dirinya. Terkadang yang diceritakan adalah sesuatu yang positif, tapi ada pula yang kekanak-kanakan dan negatif. Banyak hal yang sebenarnya tidak penting menjadi viral sehingga kita menyingkirkan sesuatu yang sebenarnya lebih penting.
 Dengan media sosial masalah yang kecil terkadang dibesar-besarkan. Karna hal itu banyak orang yang memandang era digital menjadi negatif. Tapi generasi millenial tidak bisa menghindari kondisi tersebut, era digital akan terus berkembang dan kita tidak bisa menghentikan era ini karna kita juga membutuhkannya. Cara yang terbaik adalah mencari jalan keluar dengan menghindari hal-hal yang membawa kerugian untuk diri kita dengan adanya era digital ini. Tidak langsung mempercayai semua informasi yang tersebar di Internet adalah salah satunya. Karna banyanya informasi yang disebar, besar kemungkinan sebagian informasi tersebut adalah hoax sehingga kita harus pandai dalam menyaring informasi yang ingin kita percayai.
Meski begitu era digital punya banyak keseruan, sebab kita bisa mengakses hal-hal yang sebelumnya jauh dari kita dengan lebih mudah. Bagiku bisa mengakses youtube, menonton film secara streaming, mencari informasi tentang musik, tarian, dan seni dengan bebas adalah kesenangan tersendiri. Ada beberapa poin-poin penting tentang keseruan yang bisa didapatkan di era digital yang patut kita nikmati dan syukuri. Poin-poin tersebut disusun berdasarkan pengalaman dan passion dari penulis,  adapun sebagai berikut:
1.      Surga bagi pecinta musik 

sumber: pinterest.com
         Enaknya hidup di era digital itu, bisa dengan mudah menemukan lagu-lagu baru yang sedang update dimanaun dan kapanpun selama terkoneksi dengan internet. Atau kita bisa mengatur playlist di handphone sehingga kita bisa mendengarkannya meski tanpa jaringan internet. Hal yang paling aku nikmati  ialah mendengarkan lagu saat aku sedang mengerjakan tugas agar tidak cepat ngantuk, atau ketika sedang perjalanan panjang ke rumah menggunakan kereta, atau merenung sambil mendengarkan lagu yang cocok dengan suasana hati. Biasanya aku lebih memilih untuk mengatur playlist atau mendownload lagu di handphone sehingga aku bisa mendengarkan lagu-lagu yang hanya aku sukai. Aku tidak terbiasa dengan banyak mendengarkan lagu-lagu paling hits, ketika ada satu lagu yang aku suka entah itu baru atau tidak aku langsung mendownload atau mengaturnya sebagai playlist di platform musik di handphone.

2.       Tanpa TV,Streaming pun jadi

sumber: pinterest.com
          Karna bisa nonton video apapun yang kita inginkan dengan internet, entah melalui youtube ataupun media streaming lainnya, acara di TV jadi kurang menarik lagi. Terutama karna banyak tontonan di TV Indonesia yang kurang layak ditonton, baik secara kualitas maupun cerita. Terutama untuk anak kos seperti saya, meski ada TV bersama di kos tetap saja lebih sering dianggurin. Entah karna kesibukan atau karna tidak ada acara TV yang membuat tertarik untuk menonton. Segala yang dibutuhkan adalah wifi dan kuota. Tontonan yang disediakan juga beragam. Memang tidak semua video yang ada di internet itu baik, tapi kita bisa memilih menonton video yang bagus sekaligus menghibur.  
          Hal favorit aku ialah menonton video musik di youtube. Saat kecil, kita hanya bisa nonton video musik melalui acara musik di TV, ataupun kaset. Itupun belum tentu video yang ingin kita tonton yang diputar di TV. Tapi semua itu sudah tidak berlaku lagi semenjak masuknya internet. Melalui youtube kita bisa menonton video musik apapun. Aku sangat menyukainya karna bisa menonton video penyanyi atau artis yang aku sukai melalui youtube ataupun media online yang lain. Menyenangkan bahwa aku bisa menonton video apapun yang aku inginkan tanpa ada batas.
        Selain itu, meskipun tidak sering ke bioskop apalagi membeli kaset film, aku bisa menonton lagi film-film lama yang popular maupun update film baru meski harus menunggu beberapa bulan setelah waktu penayangan. Di era digital ini, banyak sekali situs-situs download maupun streaming yang legal dan lengkap sehingga aku bisa banyak menonton acara-acara yang memang ingin aku lihat.
3.       Beda negara tidak menjadi batas untuk saling mengetahui satu sama lain.

sumber: pinterest.com
Aku tidak perlu ke London untuk tau seperti apa london, tidak harus ke Korea untuk mengetahui apa itu namsan tower. Tentu saja untuk menciptakan pengalaman yang lebih menyenangkan, pergi langsung ke tempat tujuan lebih baik. Tapi sementara kita menyiapkan uang dan waktu untuk pergi kesana, kita bisa sembari mencari tau seperti apa negara atau beragam tempat yang ada di dunia. Tidak hanya itu, bahasa, kuliner, budaya, musik, film, hingga acara tv di berbagai negara bisa diakses melalui internet. Seperti KPOP yang sedang trend, seiring dengan penyebaran Hallyu Wafe ke seluruh dunia, segala hal yang berbau Korea menjadi tidak asing lagi bagi sebagian orang. Mulai dari drama, variety show, makanan, produk make up, hingga pakaian seperti virus yang menjangkit para penggemar KPOP. Termasuk penulis sendiri contohnya, alih-alih nonton acara TV Indonesia, aku lebih suka menonton acara ragam korea yang memiliki konten yang bagus, pantas, dan menghibur. Biasanya aku mendownload acara-acara yang aku suka dan menontonnya saat sedang makan atau saat punya banyak waktu luang. Melalui hal-hal seperti itu aku menjadi banyak tau tentang Korea.

4.       Membagikan informasi dengan cara yang positif

sumber: pinterest.com
Hal lainnya yang menarik di Era digital, kita tidak hanya bisa mengambil informasi, tapi juga bisa membagikan informasi di internet. Banyak sekali penyedia sarana seperti Blog, sosial media,whatpadd hingga situs-situs berbasis video seperti youtube tempat kita memberitahukan orang lain apa yang ingin kita perlihatkan pada dunia. Di youtube misalnya, orang-orang membagikan video menari, cover lagu, hingga acara makan seperti mukbang yang dikemas secara menarik  sehingga apa yang kita unggah memberikan dampak positif kepada kita. Di whatpadd orang-orang bebas membuat cerita pendek ataupun novel sehingga penerbit memutuskan untuk membukukannya berdasarkan isi cerita dan banyaknya pembaca dari novel tersebut. Melalui blog kita bisa membagikan hal-hal yang berbau pengetahuan hingga seni, informasi apapun yang membuat banyak orang tertarik untuk membacanya. Tetapi internet juga rentan dengan kritikan dan cacian kepada si pemberi informasi. Namun selama kita bisa memilah hal yang ingin kita bagikan, yang juga bermanfaat bagi orang lain, tidak akan menghasilkan sesuatu yang buruk.
Bagi sebagian besar orang menggunakan sosial media adalah suatu cara untuknya membagikan banyak hal, tentang makanan kesukaannya, tempat yang pernah ia kunjungi, baju yang ia kenakan dll. Karna saat ini sosial media memang lebih populer dan visual attractif. Tapi bagi kami para Bloggers, membagikan banyak hal menggunakan tulisan lebih ekspresif. Namun bukan berarti media sosial tidak ada apa-apanya bagi kami. Blog adalah pusat dari segala cerita, sementara media sosial adalah sarana bagiku untuk mengetahui segala hal yang trendi dan sarana penghubung dengan orang-orang yang kukenal. Selain itu media sosial bisa menjadi media pemasaran yang efektif agar orang-orang datang mengunjungi blog. Cara membuat blog tidak sulit, ada banyak sarana untuk membuat blog pribadi dengan mudah. Bahkan blog biasa pun bisa menjadi website pribadi dengan layanan hosting murah sehingga orang-orang akan mengira bahwa blog kamu bisa lebih terercaya dan kamu tampak lebih serius mengelola blog. 
Hidup di era digital tidak selalu negatif meskipun kita hanya berkutat pada gadget, selama kita mengerti apa manfaat dari fasilitas yang kita miliki tersebut. Selama kita bisa menikmatinya dalam batas tertentu, hidup di era ini sangat seru dan bermanfaat. Kita bisa merasakan kenyamanan melalui hal-hal kecil seperti mendengarkan musik dan menonton video yang kita sukai kapanpun dimanapun misalnya. Hidup akan lebih bermakna kalau kita tau bagaimana cara menikmatinya bukan?

Jumat, 31 Agustus 2018

BUKALAPAK CIPTAKAN INSPIRASI DAN PELUANG UNTUK GENERASI MILLENIAL #BUKAINSPIRASI

sumber : insight.la


Siapa yang tidak tahu dengan Generasi Millenial? Generasi ini makin hari makin banyak dibicaraan lantaran sifat dan sikap mereka yang cenderung berbeda dari generasi sebelumnya. Hal ini sangat wajar karna seiring pertumbuhannya, teknologi informasi  menciptakan lingkungan dan suasana yang baru sehingga mempengaruhi tingkah laku masyarakat, terutama anak-anak muda yang biasanya terbuka ada trend dan hal-hal yang baru. Generasi Millenial adalah generasi yang paling produktif saat ini. Lahir diantara tahun 1980-2000, artinya paling muda mereka berusia 18 tahun dan paling tua berusia 38 tahun.
Millennial merupakan konsumen dengan segmentasi yang luas, dimana kita dapat menemukan mereka di universitas, kantor, dan di rumah. Mereka berprofesi sebagai sebagai siswa pekerja, karyawan, atau bahkan orang tua tunggal. Dengan kata lain, mereka tersebar di setiap kelas sosial dan budaya. Jumlah generasi millenials di dunia kerja mencapai 50 persen dan diperkirakan tahun 2030, generasi ini akan menguasai 75 persen lapangan kerja global. Di Indonesia sendiri, generasi ini mencapai 34.45 persen populasi.
Lalu apa hubungannya Bukalapak dan generasi Millenial? Seperti kita tahu bukalapak adalah salah satu pasar online marketplace dimana platform ini membuka kesempatan bagi siapapun untuk membeli atau menjual produk baik baru maupun bekas, seperti sepeda, gadget, perlengkapan bayi, perlengkaan rumah tangga, busana, dan lain-lain. Platform ini menganut bisnis customer-to-customer (C2C) dan dapat diakses secara gratis melalui internet.
Salah satu sifat yang paling menonjol dari generasi millenial atau Generasi Y adalah ketidakrelaan mereka untuk terlepas dari gadget. Setiap hari dimanapun kapanpun gadget selalu berada disisi mereka seperti pasangan yang tidak bisa dipisahkan. Hal yang paling penting adalah bagaimana caranya supaya mereka selelu terhubung dengan internet untuk update berita terbaru, posting di sosmed, berkomunikasi dengan chatting maupun video call, dan masih banyak lagi aktivitas lainnya. Ativitas ini tentu hanya akan berakhir pada kesenangan saja jika para Millenial tidak bisa benar-benar memanfaatkan gadget dan internet yang selalu mereka gunakan.

Achmad Zaky si pendiri Bukalapak juga merupakan salah satu anak Millenial yang tau bagaimana cara memanfaatkan teknologi dan internet menjadi suatu yang jauh lebih bernilai. Dia membuka Bukalapak.com yang hingga saai ini menjadi satu dari beberapa e-commerce terkemuka di Indonesia, dengan memberdayakan para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Hasil cetusannya ini tentu tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, tapi juga dapat menfasilitasi para UKM yang mengalami keterbatasan dalam memperdagangkan produknya. Tidak hanya itu, Bukalapak juga menfasilitasi para pengguna internet dan platform untuk mendapatkan barang/produk yang mereka inginkan dengan kemudahan dan harga yang sesuai.


         Bukalapak merupakan bukti bahwa Millenial tidak hanya memiliki sisi negatif sebagai pribadi yang pemalas, narsis, suka sekali melompat dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain, dan hobi main gadget saja. Tetapi generasi millenial adalah orang-orang yang sangat kreatif dan penuh ide. Selain itu mereka cukup kritis karna tidak langsung menelan bulat-bulat informasi yang ada, mereka akan mencoba membandingkan informasi yang mereka dapat dan mengolahnya dengan cara berfikir mereka sendiri. Mereka juga memiliki rasa percaya diri yang bagus, mampu mengekspresikan perasaannya, pribadi liberal, optimis, dan menerima ide-ide dan cara-cara hidup. Sehingga dengan segala kelebihannya itu mereka cenderung berkontribusi dengan cara yang berbeda. Terlepas dari sikap mereka yang terkesan tidak peduli, generasi millenial lebih suka membangun sesuatu melalui teknologi, seperti membuat platform e-commerse sekelas Bukalapak atau kontribusi dengan hal kecil, contohnya menggerakan para pengguna sosial media untuk bisa membantu sesama.

Karna sebagian waktu dihabiskan dengan mengakses internet, Bukalapak juga membuka kesempatan bagi para Millenial agar lebih bijak dalam menggunakan internet untuk menjadi sesuatu yang lebih bernilai. Akses platform secara gratis dan proses yang mudah ini, sangat bisa dimanfaatkan untuk para Millenial yang ingin mandiri dan mendapatkan penghasilan dengan cara mendagangkan produk mereka sendiri. Banyak orang-orang yang sukses dengan menggunakan internet untuk berjualan. Bukalapak juga bisa menjadi sarana yang sangat menguntungkan, selain itu kita juga diedukasi tentang bagaimana caranya berjualan secara online. Millenial yang kreatif tentunya mampu untuk menghasilkan produk-produk yang bagus atau menggunakan sarana penjualan online dengan baik.

Saran untuk Bukalapak. Perusahaan umumnya menginginkan suatu produk untuk dikonsumsi, namun tidak dengan millennial. Keterlibatan pada pengembangan produk membuat mereka lebih percaya dan loyal terhadap brand. Saat ini ara penggerak UKM sebagian juga dilakukan oleh anak-anak muda/generasi Millenial. Agar bisa menarik generasi ini agar sering menggunakan Bukalapak, fokus membangun hubungan dengan mereka adalah cara terbaik. Seperti menfasilitasi mereka untuk berekspresi serta bantu membangun merek sendiri. Hal itu bisa dilakukan salah satunya dengan cara mengadakan lomba bisnis untuk mahasiswa. Mendorong mahasiswa untuk berikir seperti enterpreneur dengan membuat bisnis start up dan menghadiahkan sejumlah uang sebagai modal untuk terus mengembangkan bisnis mereka. Hal itu bisa menjadi cara yang cukup bagus untuk meningkatkan nilai Bukalapak di mata anak-anak muda. Diharapkan dengan ini Bukalapak selalu bisa menjadi #BukaInspirasi bagi generai Millenial, dan mendorong mereka untuk bisa menjadi #BukaInspirasi bagi sesama generasi Millenial yang lain.

 


Menikmati Hal-hal Kecil yang Bisa Kita Dapatkan di Era Digital

sumber: IDN Times Ada banyak hal yang bisa kita lakukan, yang berbeda dengan yang orang-orang lakukan di masa lalu. Misalnya p ada gen...